Penjelasan Mengenai Pomade Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

0

Style atau gaya merupakan salah satu hal yang memang harus diperhatikan dalam berpenampilan di kegiatan sehari-hari. Selain menunjang penampilan agar terlihat menarik, style juga berpengaruh terhadap pandangan orang lain terhadap kita. Di dalam berpenampilan, ada banyak macamnya, entah itu rapi ataupun berpenampilan classy dengan gaya yang bling-bling.

Tidak hanya pada perempuan, penampilan juga merupakan sesuatu yang harus diperhatikan bagi laki-laki. Karena pada dasarnya laki-laki akan terlihat menarik apabila penampilannya enak dipandang mata. Salah satu hal yang menunjang penampilan seorang laki-laki adalah pada bagian rambut.

Biasanya, untuk menata rambut sesuai dengan keinginan agar terlihat rapi maupun stylish, banyak orang yang memilih “pomade” sebagai bahan yang digunakan untuk menata rambut agar sesuai dengan penampilan. Bahkan sampai sekarang, pomade masih menjadi barang eksklusif yang digunakan untuk menunjang penampilan laki-laki di berbagai belahan dunia.

Berbicara mengenai pomade, pada artikel kali ini kita akan bersama-sama membahas hal mengenai pomade. Mulai dari pengertian, sejarahnya bahkan hingga manfaat dan juga kekurangan dari penggunaan pomade. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu Pomade

Tentu kita semua mengenal sosok Elvis Presley. Sosok artis yang satu ini sangat identik dengan penampilan gaya rambutnya yang klimis. Tentunya gaya rambutnya ini bisa ditata berkat adanya pomade. Hingga saat ini, bahkan Elvis Presley bisa dikatakan sebagai seorang pelopor yang mana membuat pomade semakin dikenal dan digunakan banyak orang yang ada di dunia.

Nah, apa sih yang dimaksud dengan pomade ini? Pomade merupakan suatu produk yang digunakan untuk menata rambut agar tampak lebih rapi dan bisa disesuaikan dengan penampilan sebagaimana yang kita inginkan. Dengan menggunakan pomade, rambut akan terlihat seakan-akan tetap basah dan terlihat menawan.

Pomade adalah sejenis minyak rambut yang dibuat dari zat berminyak atau sejenis bahan dari wax (lilin) yang digunakan untuk penataan gaya rambut. Penggunaan Pomade itu sendiri adalah digunakan untuk membuat rambut agar terlihat lebih licin dan mengkilap dan tidak kering.

Pomade sendiri berbahan dasar yang berasal dari minyak kelapa, lanolin, wax dan juga perfume. Pomade sejatinya berbeda dengan wax maupun gel, karena penggunaan pomade tidak membuat rambut mengering dan keras seperti yang dihasilkan oleh gel. Dengan menggunakan pomade, rambut bisa ditata ulang namun membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk membersihkannya.

Penggunaan pomade yang baik dan benar akan membuat rambut terlihat lebih apik, rapi dan juga mengkilap. Sama halnya seperti produk lainnya, pomade sendiri memiliki berbagai jenis merk dan juga varian yang mana diantaranya terdapat jenis light hold, medium hold, hard hold, matte look, medium shine dan juga high shine.

Banyak orang beranggapan bahwa pomade sama dengan wax dan gel, namun pada kenyataannya tidak. Hair Gel adalah produk penata rambut pria yang lebih kasar, kaku dan keras dibanding pomade, karena produk ini membuat rambut tampak keras, berminyak, dan mengkilap.

Penggunaan Gel berlebihan bisa membuat rambut berminyak daripada pomade dan untuk membuat rambut tetap teratur dan mengkilap lebih direkomendasikan dengan pomade karena pomade tidak mengandung alkohol alcohol dan gel lebih cenderung menggunakan alkohol. Tetapi gel tidak sulit untuk dihilangkan dari rambut dan cukup menggunakan air untuk dihilangkanya.

Secara tradisional, perbedaan antara wax rambut (hair wax) dan pomade adalah bahwa pomade memberikan rambut lebih klimis (licin) dan terlihat bersinar, sedangkan wax rambut tidak. Hari ini perbedaan antara pomade dan wax rambut menjadi agak ambigu terutama karena banyak pomade lebih banyak mengandung beeswax. Wax rambut dan pomade biasanya sering tidak dipasarkan dengan nama-nama tersebut, tetapi kebanyakannya dicap antara lain sebagai “paste” “putty,” “glue” atau “whip”.

Pomade terbagi menjadi 3 macam jenis, yaitu oil based, water based dan mixed based. Oil based atau petrol based merupakan pomade berbahan dasar minyak, pomade jenis ini membuat rambut kaku, maksudnya adalah pemakaiannya akan memberi efek yang bisa menahan tekstur rambut yang sudah diatur dalam durasi waktu lama tanpa memberikan efek keras di rambut, tingkat keawetan dijamin lebih maksimal dan lebih mudah untuk ditata ulang, kekurangan dari oil based pomade adalah sulit untuk dicuci, pomade baru akan hilang setelah kurang lebih 5 kali keramas.

Berbeda dengan oil based pomade, water based pomade lebih mudah dicuci karena berbahan dasar air. Tingkat keawetan atau hold-nya tergantung dengan merek dan tingkatan jenisnya. Water based pomade cenderung memberikan efek keras seperti ketika menggunakan gel dan lebih mahal daripada jenis oil based. Selain itu terdapat mixed based pomade, jenis ini lebih bisa menahan rambut namun efek shiny yang ditimbulkan akan kurang jika dibandingkan dengan jenis lainnya.

Minyak rambut yang biasa kita kenal dengan istilah pomade ini sudah terbukti bertahan dalam menata rambut lebih lama dari kebanyakan produk perawatan rambut yang lainnya. Kita haruslah mencuci rambut kita untuk menghilangkannya. Pomade yang asli adalah berasal dari abad kedelapan belas dan kesembilan belas yang terbuat dari lemak beruang atau babi.

Akan tetapi pembuatan minyak rambut pomade pada zaman modern saat ini telah menggunakan Lanolin, beeswax dan petroleum jelly sebagai bahan dasarnya. Sifat kaku dari pomade itu sendiri biasanya digunakan untuk membuat gaya rambut seperti pompadour atau quiff. Sedangkan sifat pelembab tahan lama membuatnya populer dengan individu dengan rambut berstuktur Africa-Asia.

Sejarah Perkembangan Pomade

Mungkin bagi sebagian orang yang dalam kesehariannya memang bekerja pada bidang hairstylish, pasti sudah mengetahui bagaimana awal mula penggunaan pomade ini. Namun, sebagian dari kita pasti ada yang belum mengetahui bagaimana awal mula dari penggunaan pomade ini. Banyak artikel yang menjelaskan tentang bagaimana awal mula perkembangan pomade ini. Istilah Bahasa Inggris pomade berasal dari Bahasa Perancis pommade, yang artinya ‘salep’. Pomade modern saat ini mengandung bahan wewangian.

Tahun 1800-an atau sekitar abad ke 19 adalah masa-masa awal pemakaian pomade. Dulunya bahan utama untuk membuat pomade adalah lemak beruang. Namun sekitar awal abad ke 20, bahan-bahan seperti petroleum jelly, beeswax dan lemak babi mulai menggantikan lemak beruang dalam pembuatan pomade. Barulah di awal tahun 2000-an dalam pembuatan pomade ditambankan beberapa bahan lainnya seperti fragrance atau essential oil dan lemak babi tidak lagi digunakan.

Pada abad ke-19, Lemak beruang biasanya menjadi bahan pomade utama. Pada awal abad ke-20, petroleum jelly, lilin lebah (beeswax), dan lemak babi menjadi bahan yang lebih umum digunakan untuk membuatnya. Pada abad ke-20 awal pomade termasuk Merk “Murray” menjadi unggulan saat itu, Kemudian Brylcreem (diperkenalkan pada tahun 1928) dan disusul oleh Dressing Royal Crown Hair (berasal pada tahun 1936). Sedangkan Minyak Rambut bermerek “Dixie Peach” dipopulerkan oleh remaja laki-laki di AS pada Perang Dunia II tahun 1960-an.

Sebelum kembali menjadi tren seperti sekarang ini, gaya rambut pria yang klimis dengan menggunakan pomade sudah lebih dulu populer pada pertengahan abad ke 20. Gaya rambut pomade biasa disebut dengan gaya rambut pompadour, dengan teknik sisir rambut yang ditarik rapih kebelakang dan bagian samping dipotong tipis serta diberi pomade untuk menampilkan kesan klimis.

Meskipun bukan orang pertama yang menggunakan gaya rambut pompadour, namun nama Elvis Presley lah yang paling sering disebut sebagai pelopor pompadour. Selain Elvis Presley, nama aktor kawakan John Trovolta juga disebut sebagai salah satu influence gaya rambut pomade. Lewat film berjudul ‘Grease’ pada tahun 1978, gaya rambut pompadour yang rapi klimis terganti dengan gaya klimis rebel. Gaya rambut pomade ala John Travolta ini paling banyak dipakai oleh komunitas mobil Hot Rod dan gaya tersebut dengan ‘greasers’.

Keberlangsungan hidup pabrik pomade sempat terancam ketika gelombang Flower Generation dan komunitas hippies semakin banyak. Bagi para generasi bunga dan anak-anak hippies, gaya rambut pomade jelas bertentangan dengan gaya hidup mereka yang anti terhadap kemapanan dan kaum elit. Untungnya, pabrik-pabrik pomade terselamatkan oleh komunitas mobil Hot Rod sehingga tren pomade pun tetap ada.

Di awal abad ke-20 contoh merek pomade paling dicari adalah Murray’s Superior Pomade. Minyak rambut Murray beredar di pertengahan era 1920-an. Lalu muncul Brylcreem yang diperkenalkan pada 1928. Royal Crown Hair Dressing yang keluar pada 1936 dan Dixie Peach Hair Pomade yang digandrungi oleh remaja laki-laki di Amerika Serikat dari Perang Dunia II dan melewati pertengahan 1960-an.

Perlu diketahui, pomade digunakan tidak hanya sebatas pada rambut yang ada di kepala. Namun juga digunakan untuk rambut kumis, jambang, dan jenggot. Kesan lebih gelap, klimis, dan mengilap diasosiasikan dengan model rambut klimis laki-laki di awal pertengahan abad ke-20.

Hingga sekarang ini, pomade masih banyak digunakan bahkan sudah banyak bermunculan merk-merk pomade baru. Dan yang terbaru, sekarang ini terdapat pomade yang mana juga mengandung pewarna sehingga selain terkesan basah dan rapi, rambut juga memiliki warna yang menarik perhatian.

Jenis – Jenis Pomade

Mungkin sebagian dari kita hanya tahu satu jenis pomade saja. Namun, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pomade memiliki beberapa jenis yang berbeda. Berikut ini adalah beberapa jenis yang ada dari pomade berdasarkan bahan dasar pembuatannya, antara lain :

Oil Based Pomade

Untuk jenis pomade yang pertama sepertinya yang merupakan varian paling banyak dijual di pasaran. Pomade jenis oil based adalah jenis pomade yang memiliki bahan dasar minyak. Pomade dengan bahan dasar minyak mampu memberikan gaya rambut yang lebih tahan lama dibandingkan dengan jenis pomade yang lainnya. Jika rambut mu termasuk dalam golongan rambut yang susah diatur, maka pomade oil based ini adalah solusi yang tepat untuk rambut mu. Baik rambut yang susah diatur, rambut panjang dan rambut yang tebal juga bisa diatur dengan menggunakan pomade jenis oil based ini.

Pomade jenis oil based ini bisa membuat gaya rambut kita lebih terjaga dan keren walaupun dalam waktu yang cukup lama, sehingga pomade jenis ini sangat cocok untuk kamu gunakan untuk menghadiri pesta, acara dinner, acara kawinan atau acara-acara lainnya. Dengan jenis nya yang berminyak, maka akan lebih sulit rambut kita dicuci dibandingkan dengan jenis pomade yang lainnya. Kamu akan membutuhkan banyak shampo dan bahan perawatan rambut lainnya untuk membersihkan pomade pada rambut kamu.

Water Based Pomade

Pomade dengan jenis water based adalah jenis pomade yang memiliki bahan dasar air. Dan dengan bahan dasarnya yang air, tentu pomade jenis ini tidak memiliki kekuatan seperti jenis pomade oil based. Namun walaupun begitu, pomade jenis water based ini memiliki keunggulan yaitu lebih mengkilap dibandingkan dengan pomade lainnya.

Selain itu dengan bahan dasarnya yang terbuat dari air, pomade dengan jenis water based ini lebih mudah untuk dibersihkan lho dan kamu hanya membutuhkan satu kali keramas saja. Pomade jenis ini memiliki daya tahan yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis oil based, sehingga jika rambut mu terkena keringat atau hujan pomade akan luntur secara otomatis dan rambut mu akan kembali seperti semula.

Jika kamu ingin menggunakan pomade dalam jangka panjang, maka pomade jenis water based ini sangat cocok untuk kamu gunakan setiap harinya. Seperti misalnya nongkrong, kuliah, jalan ke mall ataupun ke tempat-tempat yang tidak begitu resmi. Selain itu pomade jenis water based adalah jenis pomade yang kurang cocok digunakan untuk kamu yang memiliki rambut panjang ataupun rambut tebal, karena daya tahan atau bahan pada jenis ini tidak sekuat pomade jenis oil based.

Mix Based Pomade

Pomade mix based adalah jenis pomade yang memiliki bahan dasar campuran antara minyak dan air. Pomade ini memiliki kekuatan lebih baik dibandingkan dengan pomade jenis water based dan lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis oil based. Sebagaian besar orang Indonesia hanya tahu dua jenis pomade saja, yaitu oil based dan water based, dan untuk jenis mix based kurang dikenal di masyarakat.

Untuk jenis pomade mix based akan memberikan hasil yang tidak terlalu berkilau atau bahkan tidak berkilau sama sekali. Jenis pomade ini akan meberikan kesan yang lebih alami dibandingkan dengan jenis pomade lainnya, biasanya lebih cocok untuk digunakan pada saat santai, pergi berkunjung, jalan ke mall, kuliah atau lain sebagainya.

Kelebihan Dan Kekurangan Penggunaan Pomade

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, penggunaan pomade dapat memberikan kesan yang rapi dan juga terlihat lebih elegan bagi rambut. Namun disamping itu, ternyata pomade juga memiliki kekurangan yang tentunya dapat merugikan penggunanya. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan penggunaan pomade, antara lain :

Kelebihan

  • Mempertahankan Tatanan Rambut

Kelebihan penggunaan pomade yang pertama sepertinya sudah banyak dari kita yang mengetahuinya, yaitu bisa membuat tatanan rambut kita menjadi tahan lebih lama. Hal ini tentunya sudah menjadi ciri khas dari semua jenis pomade yang ada, yang mana kerapian rambut kita menjadi lebih lama.

Dengan memakai pomade tatanan rambut kamu dapat bertahan lama, walaupun habis memakai helm dan beraktivitas seharian kita hanya menyisir sekali saja untuk menata rambut kita. Pomade ini bisa bertahan selama kurang lebih 3 hari apabila tidak dicuci.

  • Membuat Rambut Terlihat Klimis Dan Basah

Untuk manfaat penggunaan pomade yang kedua juga sama seperti yang pertama dan bukanlah suatu hal yang asing lagi bagi pengguna pomade. Yang mana penggunaan pomade bisa membuat rambut jadi terlihat terkesan seperti basah dan juga klimis. Hal ini tentunya menjadi hal positif untuk menunjang penampilan kita.

Anak muda jaman sekarang menggunakan pomade agar rambutnya terlihat klimis, licin dan mengkilap terlebih lagi juga terlihat basah alami. Kondisi seperti itu akan menambah rasa percaya diri para pria. Hal ini juga membuat rambut tidak terlihat kering dan juga gersang.

  • Mempermudah Mengganti Gaya Rambut

Kelebihan penggunaan pomade yang berikutnya adalah bisa mempermudah kita untuk bergonta ganti gaya rambut sesuai dengan yang kita inginkan. Tentunya sebagian dari kita akan mudah merasa bosan dengan gaya rambut yang begitu-begitu saja dan pastinya ingin mengubah tatanan rambut kita.

Dengan menggunakan pomade akan mempermudah menata rambut sesuai selera kita. Dengan pomade kita bisa mencoba berbagai gaya rambut bahkan yang sulit diatur sekalipun. Kita bisa menatanya dengan mudah dan disesuaikan dengan gaya rambut apapun sesuai dengan tren yang ada pada masa kini.

Kekurangan

  • Mematikan Warna Hitam Pada Rambut

Kita mungkin pernah mendengar bahwasannya dengan menggunakan pomade akan menyebabkan warna rambut kita menjadi pudar atau bahkan memutih. Teryata hal seperti ini bisa saja terjadi jika kita menggunakan pomade secara berlebihan pada rambut kita yang mana akan merusak warna alami rambut. Apabila kita menggunakan pomade secara berlebihan pada rambut, tentu dalam jangka panjangnya tidak baik untuk kesehatan rambut kita. Rambut akan terlihat kemerah-merahan, kering dan nampak kusam.

  • Munculnya Ketombe

Pemakaian pomade yang salah dapat menyebabkan ketombe. Misalnya saja jika pomade secara langsung terkena kulit kepala, atau tidak pernah mencuci rambut setelah memakai pomade. Bahan-bahan kimia dari pomade tersebut yang tertinggal dikulit kepala dan rambut dalam jangka lama dapat menyebabkan ketombe. Cara mengatasinya adalah jangan gunakan pomade terlebih dahulu, obati masalah ketombe samapi tuntas.

  • Munculnya Jerawat

Jerawat yang disebabkan oleh pomade biasa disebut pomade acne. Jerawat akan muncul pada kulit kepala, dahi dan daerah kulit yang sering bersentuhan dengan produk pomade tersebut. Jerawat yang ditimbulkan karena ketidak cocokan pomade seperti jerawat kecil yang berwarna kekuningan atau kehitaman, jerawat yang tidak bisa berkontak langsung dengan oksigen terkadang rasanya menyakitkan.

  • Menyebabkan Kepala Pusing

Ada beberapa orang yang mengalami pusing jika menggunakan pomade. Hal ini disebabkan kuatnya efek tekanan yang diberikan pomade apalagi menggunakan pomade yang hold. Jika kamu memakai pomade secara berlebihan dapat menyebabkan pusing. Kemungkinan yang membuat pusing adalah bau yang dihasilkan dari pomade itu sendiri.

  • Menyebabkan Kerontokan Rambut

Sebenarnya pomade tidak membuat rambut kita menjadi rontok. Yang menyebabkan rontok pada rambut adalah bahan-bahan campuran yang terdapat pada pomade. Apabila dari kita ada yang alergi dengan bahan tertentu, bisa jadi itu penyebab rambut kita rontok ketika memakai pomade. Namun ada kemungkinan kerontokan rambut kita bisa juga disebabkan oleh hal lain seperti mewarnai rambut dan menggunakan pomade, menyisir rambut terlalu sering, dan banyak faktor lainnya.

Nah, demikianlah penjelasan mengenai pomade. Ternyata pomade sudah ada bahkan sejak abad ke 19. Dan pomade pada jaman dulu bisa dikatakan merupakan barang wajib yang harus dimiliki oleh pria demi menunjang penampilan agar terlihat lebih manly dan terkesan lebih keren.

Sesuai dengan yang telah dijelaskan di atas, pomade terbagi menjadi 3 jenis yang mana pada masing-masing jenisnya memiliki kelebihannya masing-masing. Dan juga selain memberikan manfaat, ternyata penggunaan pomade yang berlebihan juga bisa berdampak buruk bagi penggunanya.

Semoga ulasan mengenai pomade ini bisa bermanfaat dan juga menambah wawasan bagi kita semua. Terima kasih sudah membaca.

Share.

About Author