MENGENAL LEBIH DALAM MENGENAI “AIR ALKALI”

0

Air alkali bersifat basa yang memiliki tingkat PH yang lebih tinggi daripada air minum biasa. Ada yang mengatakan bahwa hal itu dapat memperlambat proses penuaan dan mengatur tingkat PH tubuh anda serta mencegah penyakit kronis seperti kanker. Air Alkali di yakini bisa meningkatkan vitalitas tubuh hingga menyembuhkan beragam penyakit. Namun, di balik klaim itu, air alkali hanya masuk daftar produk olahan kemasan saja. Untuk mengetahui lebih jelas lagi mengenai air alkali tersebut, ikutin terus ulasan berikut

Apa itu air alkali?

Air alkali berperan untuk menetralkan asam dalam tubuh. Air Alkali memiliki ion hidrogen bebas yang lebih sedikit dari pada air minum biasa. Air alkali adalah jenis air yang diproses melalui pengolahan untuk memisahkan fraksi asam dan alkali dengan menggunakan proses elektrolisis. Air minum biasa memiliki pH netral 7 sedangkan air alkali memiliki pH 8 atau 9. Tingkat PH adalah ukuran kuantitatif ion hidrogen yang menggantikan keasaman serta alkaliniotas larutan dan mengukur seberapa asam atau basa suatu zat yang berada pada skala 0 sampai 14.

Contohnya, pH 1 memiliki pH yang sangat asam sementara pH 13 memiliki pH yang sangat basa. Setiap zat yang menurunkan pH adalah asam dan setiap zat yang meningkatkan pH adalah basa. Buffer adalah zat yang mengharuskan air untuk menahan perubahan pH saat asam atau basa ditambahkan. Skala pH berkisar antara 0 sampai 14  bersifat netral. pH kurang dari 7 bersifat asam dan pH lebih besar dari 7 adalah basa.

Sehingga skala pH logaritma untuk setiap satu unit perubahan pH, dapat mengakibatkan terjadinya perubahan konsentrasi ion menjadi sepuluh kali lipat. Ini berarti larutan dengan pH 3 sepuluh kali lebih asam daripada larutan dengan pH 4 dan 100 kali lebih asam dari pH 5. Proses ini memanfaatkan ion magnesium dan kalsium yang digunakan dalam industri produksi air alkali.

Perlu di ketahui air minum alkali memiliki pH antara 8 sampai 9.5 sedangkan air keran yang dimasak atau air galon isi ulang rata-rata memiliki pH 6 sampai 7.3

Aeronautical dan Astronautical Engineer asal Amerika, Robert Slovak, mengatakan, tidak banyak yang tahu bahwa istilah air alkali mengacu pada pH air. Air alkali memiliki pH lebih dari 7. Jadi, jika pH air adalah 7,5, Anda dapat mengatakan itu air alkali. Jika pH air 8,5, 9,5, sampai pH air 13, Anda dapat menyebut itu dengan air alkali. Alkali juga disebut sebagai unsur-unsur kimia yang berada di golongan IA, dimana semua unsur-unsur ini memiliki valensi elektron = +1.

Efek dari minum air DRO pada skala pH

Tubuh Anda dirancang untuk menyesuaikan keseimbangan pH optimal. Misalnya, begitu air alkali masuk ke perut Anda, maka tubuh Anda akan menuangkan sejumlah besar asam untuk menetralisirnya”. Karena perut dirancang untuk menjadi asam agar menghasilkan lebih banyak asam dalam mengkompensasi pengenceran cairan dalam lambung. Dalam usus yang sehat, air alkali dapat menciptakan kondisi pencernaan yang abnormal.

Bahkan jika anda mengkonsumsi air alkalin, maka bisa mencairkan keasaman alami saluran pencernaan dan mengganggu pencernaan. Mempertahankan keasaman perut normal juga diperlukan untuk melindungi infeksi bakteri dan virus.

Sejarah Air Alkali

Sejarah air alkali ditemukan oleh sebuah tim ilmuwan, dokter dan insinyur berkumpul untuk mempelajari kualitas air di negara mereka. Mereka menyadari bahwa tidak semua air itu sama. Seperti air keran sering diisi dengan sejumlah besar klorin, pestisida pertanian, pupuk, obat-obatan dan zat berbahaya lainnya yang dianggap sebagai karsinogen. Catatan dalam percobaan pembuatan air alkali ini kembali pada tahun 1789.

Jan Rudolph Deiman dan Adriaan Paets van Troostwijk menggunakan sebuah mesin untuk menghasilkan listrik yang disalurkan pada elektroda emas yang disebut sebagai “Leyden Jar”. Leyden Jar/Tabung Leyden adalah sebuah alat yang berbentuk tabung untuk “menyimpan” listrik statis di antara dua elektoroda dimana satu elektroda terletak di dalam sedangkan elektroda yang satunya lagi terletak di luar tabung kaca yang dipenuhi dengan air.

Para ilmuwan telah mencurahkan segala upaya untuk memecahkan teka-teki proses penuaan. Dan saat ini mereka menemukan solusi untuk beberapa hal, Air ALKALI mungkin salah satu jawaban dari teka-teki itu. Kemudian selama 100 tahun berikutnya banyak ilmuwan “bergurau-gurau” dengan ionisasi, namun tak ada satupun yang memiliki pengaruh yang kuat terhadap proses tersebut kecuali Michael Faraday, yaitu salah seorang pionir yang memiliki kemampuan dalam bidang energi listrik.

Setelah perang dunia kedua, percobaan yang dilakukan oleh ilmuwan dari Rusia dan Jepang mereplika properti air yang ditemukan oleh Dr. Henri Coanda. Yang terinspirasi dari teknologi original yang dibuat oleh Michael Faraday.

Unsur Kimia Air Alkali

Perubahan kimia membuat air alkali dan ionizer air lebih unggul dari air biasa.

Misalnya, saat Anda melarutkan garam dalam air Anda memiliki larutan air, ion natrium dan ion klorida.
Contoh: Garam dilarutkan dalam air = NaCl + H20 Na ++ + Cl- + H20

Air keras sebagian besar terbuat dari kalsium karbonat dan magnesium karbonat. Kedua mineral ini bertanggung jawab terhadap kualitas air yang sehat. Karena kedua garam mineral dilarutkan dalam air, air keras akan mengandung ion kalsium, ion magnesium dan ion karbonat dalam larutan air. Karbonat seperti kalsium karbonat dan magnesium karbonat air mendekati pH netral.

  • Kimia Air Alkali Terionisasi

Ketika air keras melewati ionizer air, ion kalsium dan magnesium dipisahkan secara elektrik dari ion karbonat. Akibatnya, ionizer air menghasilkan dua aliran air; Aliran alkali kaya akan kalsium dan magnesium. Aliran air asam mengandung karbonat yang dipisahkan oleh ionizer air.

Larutan kalsium karbonat berair untuk larutan kalsium hidroksida
CaCO3 + H2O + -e → Ca (OH) 2 + H2O Ca + + + (OH-) 2 + H2O [DAN] CO2 (aq) + H2O H2CO3

  • Hidrolisis mineral air alkali

Unsur seperti kalsium dan magnesium tidak seimbang di air. Karena, ion tersebut bergabung dengan ion hidroksil yang diambil dari air itu sendiri, proses ini disebut hidrolisis. Hasilnya merupakan larutan berair yang mengandung ion mineral dan ion hidroksil.

Hidrolisis kalsium: Ca + + + (OH-) 2 + H2O Ca (OH) 2 + H2O
Hidrolisis magnesium: Mg + + + (OH-) 2 + H2O Mg (OH) 2 + H2O

Mineral hidroksida dalam air alkali memiliki pH yang lebih tinggi daripada mineral karbonat dalam air keran. Inilah sebabnya mengapa air alkali terionisasi oleh ionizer air yang memiliki pH lebih tinggi daripada sumber air.

  • Kalsium dan Magnesium Hidroksida

Kalsium dan magnesium hidroksida keduanya diakui sebagai suplemen nutrisi yang aman oleh FDA. Kalsium hidroksida dianggap sebagai suplemen gizi yang aman dan efektif. Magnesium hidroksida adalah bahan aktif dalam Susu Magnesia. Jumlah magnesium hidroksida dalam air alkali terlalu kecil untuk memiliki efek yang sama dengan Susu Magnesia.

  • Mengapa air alkali, ionizer air lebih baik daripada air biasa

Mineral hidroksida dalam air basa memecah tubuh lebih mudah daripada mineral karbonat dalam air biasa. Itu berarti kalsium hidroksida lebih mudah diserap tubuh. Itulah sebabnya kalsium hidroksida dipilih sebagai suplemen kalsium. Magnesium hidroksida dalam air alkali juga dikenal sebagai sumber magnesium yang baik dalam makanan.

Anda juga bisa membedakan antara air alkali dan air biasa saat Anda meminumnya. Air alkali rasanya lebih manis dan lebih menyegarkan dibanding air biasa. Mineral hidroksida dalam air alkali membuatnya terasa lebih enak dan membuatnya lebih baik untuk Anda.

Manfaat Air Alkali

Air alkali terdiri dari jenis molekul dengan komponen yang sederhana sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Tidak heran, air minum menjadi kebutuhan utama bagi asupan tubuh. Anda bahkan disarankan untuk mengonsumsi hingga 8 gelas sehari untuk mencukupi kebutuhan tubuh. Lantas, apa sebenarnya manfaat air alkali itu? berikut penjelasannya.

  • Hidrat

Tubuh Anda bergantung pada air untuk bertahan hidup. Sel, jaringan dan organ dalam tubuh Anda membutuhkan air agar berfungsi secara optimal. Misalnya, tubuh Anda menggunakan air untuk menjaga suhu tubuh, membuang limbah dan melumasi persendian. Air dibutuhkan untuk kesehatan yang baik. Air alkali menawarkan lebih banyak oksigen dan sangat penting untuk mempertahankan kesehatan optimal.

Selama proses alkalinitas dan partikel air fusi berubah menjadi gugus mikro yang lebih mudah diserap pada tingkat sel sehingga menghidrasi tubuh Anda lebih efisien.

  • Antioxidants

Air Alkali bertindak sebagai antioksidan, menemukan dan menetralisir radikal bebas berbahaya. Karena air alkali memiliki kemampuan untuk melepaskan elektron, ia dapat dengan mudah menetralkan dan memblokir radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh. Air alkali menemukan radikal bebas dan mengubahnya menjadi oksigen yang digunakan tubuh untuk perbaikan energi dan jaringan. Seperti, Kanker dan penyakit lainnya.

  • Detocify

Detoksifikasi tubuh Anda sangat penting untuk menghilangkan produk limbah asam yang terakumulasi setiap hari. Selain itu, seseorang harus membuang semua racun yang terakumulasi di tubuh Anda. Limbah asam yang dikumpulkan di dalam tubuh dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang serius. Minum air alkali setiap hari dapat menetralisir keasaman dan membersihkan produk limbah asam dari sel dan jaringan. Air alkali membantu menyeimbangkan tingkat pH tubuh, tingkat keasaman bermanfaat untuk proses diet, stres dan paparan terhadap racun lingkungan.

Studi lain mengemukakan bahwa minum air basa mungkin bermanfaat bagi orang yang memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Manfaat air alkali untuk kesehata meliputi:

  • Anti penuaan (melalui antioksidan cair yang menyerap lebih cepat ke dalam tubuh manusia)
  • Pembersihan usus besar
  • Dukungan sistem kekebalan tubuh
  • Mengatasi Hidrasi, kesehatan kulit dan sifat detoksifikasi lainnya
  • Sebagai penurunan berat badan
  • Resistensi kanker

Air alkali dapat mengatasi beberapa masalah seperti masalah kesehatan, meskipun belum ada bukti yang cukup kuat. Menurut penelitian di tahun 2012, air alkali dengan pH 8.8 ternyata dapat menonaktifkan pepsin, seperti enzim yang dapat menaikkan kandungan asam di dalam tubuh.

Efek Samping

Meski air minum alkali dianggap aman, namun hal ini bisa juga menimbulkan efek samping negatif. Beberapa contoh efek samping negatif termasuk penurunan keasaman lambung alami, yang membantu membunuh bakteri dan mengusir patogen lain yang tidak diinginkan memasuki aliran darah Anda.

Selain itu, kelebihan alkalinitas keseluruhan dalam tubuh dapat menyebabkan masalah gastrointestinal dan iritasi kulit. Terlalu banyak alkalinitas juga dapat mengganggu pH normal tubuh, yang menyebabkan alkalosis metabolik, suatu kondisi yang dapat menghasilkan gejala berikut:

  • Perut terasa mual
  • Mengalami muntah-muntah
  • Otot berkedut
  • Sering merasa kebingungan

Alkalosis juga dapat menyebabkan penurunan kalsium bebas dalam tubuh, yang dapat mempengaruhi kesehatan tulang. Namun, penyebab hipokalsemia yang paling umum bukan dari minum air alkali, tapi karena memiliki kelenjar paratiroid yang kurang aktif.

Bahaya Dari Air Alkali

Air alkali yang diproses melalui mesin dapat membawa dampak buruk bagi tubuh. Namun air alkali yang langsung diambil melalui mata air pegunungan secara alami, banyak mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh untuk meyeimbangkan cairan tubuh dan pH air itu sendiri. Berikut merupakan bahaya minum air alkali secara berlebihan.

Air alkali yang memang diproses dengan mesin, mengakibatkan pH basa yang ada pada air tersebut menjadi asam yang dapat menyebabkan asam lambung meningkat bahkan dapat merusak lambung itu sendiri yang mengakibatkan penyerapa nutrisi jadi tidak lancar.

Bahaya minum air alkali yang disebabkan oleh penyulingan mesin dapat mengakibatkan pH di dalam tubuh menjadi tidak seimbang dan seseorang akan mudah terserang penyakit.

Air alkali yang tidak steril dapat menyebabkan zat mineral dalam air hilang dan akan menyebabkan pengaruh tidak baik bagi ph tubuh. Jika seluruh air mineral terdapat pada air alkali, maka hal tersebut dapat menyeimbangkan pH cairan tubuh dengan kondisi terbaik.

Terlalu banyak mengonsumsi air alkali akan menyebabkan organ hati menjadi terganggu yang mengakibatkan gagalnya tubuh mengeluarkan racun melalui keringat dan urin.

Sekian penjelasan mengenai artikel diatas. Semoga anda memahaminya dan juga dapat berguna serta menambah wawasannya anda.

Share.

About Author