Artificial Intelligence Yang Sangat Berpengaruh Bagi Kehidupan Manusia

0

Penemuan yang bisa merubah kehidupan manusia pada saat ini ialah api, roda, dan listrik. Namun selain tiga penemuan tersebut, kali ini saya akan membahas mengenai penemuan yang besar yang akan membawa dampak yang lebih besar dikehidupan manusia saat ini yaitu Artificial Intelligence (AI). Mari kita simak ulasan berikut ini.

Pengertian Artificial Intelligence

 

Artificial Intelligence (Kecerdasan buatan) adalah kecerdasan yang ditunjukkan oleh mesin, yang berbeda dengan kecerdasan alami yang ditampilkan oleh manusia dan hewan lainnya. Dalam ilmu komputer, penelitian AI didefinisikan sebagai studi tentang “Agen cerdas”. Namun, kecerdasan yang paling sering digunakan ialah vidio, games, dan sebagainya dimana fungsi komputer dirancang untuk sebagai pemain lain.

Kecerdasan buatan didirikan sebagai disiplin akademis pada tahun 1956, dan pada tahun-tahun setelah mengalami beberapa gelombang optimisme, yang diikuti oleh kekecewaan dan hilangnya dana, dan pula diikuti oleh pendekatan baru, kesuksesan dan pendanaan baru.

Untuk sebagian besar sejarahnya, penelitian AI telah dibagi menjadi subbidang yang sering gagal dalam berkomunikasi satu sama lain. Subbidang ini didasarkan pada pertimbangan teknis, seperti tujuan tertentu misalnya “Robotika” atau Pembelajaran mesin, “Logika” atau Penggunaan alat-alat tertentu, atau perbedaan filosofis yang mendalam. Subbidang juga didasarkan pada faktor sosial (lembaga tertentu atau karya peneliti tertentu).

Banyak alat yang digunakan dalam AI, termasuk versi pencarian dan pengoptimalan matematis, jaringan syaraf tiruan dan metode berdasarkan statistik, probabilitas dan ekonomi. Bidang AI mengacu pada ilmu komputer, matematika, psikologi, linguistik, filsafat dan banyak lainnya. Bidang ini didasarkan pada klaim bahwa kecerdasan manusia dapat dideskripsikan secara tepat sehingga sebuah mesin dapat dibuat untuk mensimulasikannya.

Hal ini menimbulkan argumen filosofis tentang sifat pikiran dan etika menciptakan makhluk buatan yang dikaruniai kecerdasan mirip manusia, masalah yang telah dieksplorasi oleh mitos, fiksi dan filsafat sejak jaman dahulu. Beberapa orang juga menganggap AI sebagai bahaya bagi manusia jika terus berlanjut menggunakannya. Yang lain percaya bahwa AI, tidak seperti revolusi teknologi sebelumnya, akan menciptakan risiko pengangguran massal.

Sejarah Artificial Intelligence

Terminologi Artificial Intelligence pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956 melalui konferensi iptek di Darthmouth, Amerika Serikat. Konferensi tersebut mengumpulkan para ahli dibidang matematika, ahli bahasa, psikologi, dan para insinyur guna untuk mendiskusikan konsep mesin yang mampu berpikir secara mandiri tanpa campur tangan manusia.

Sejak saat itu, konsep Artificial Intelligence sudah berkembang pesat dan secara umum dipahami sebagai cabang ilmu komputer yang berkaitan dengan pengembangan sistem digital dengan kemampuan belajar dan pengambilan keputusan selayaknya manusia.

Pada awal 1980, penelitian AI dihidupkan kembali oleh Keberhasilan Komersial Sistem Pakar. Bentuk dari program AI yang mensimulasikan pengetahuan dan keterampilan analitis para ahli manusia. Pada 1985 pasar untuk AI telah mencapai lebih dari satu miliar dolar.

Pada saat yang sama, proyek komputer generasi kelima Jepang menginspirasi pemerintah AS dan Inggris untuk memulihkan dana untuk penelitian akademis. Namun, dimulai dengan runtuhnya pasar Mesin Lisp pada tahun 1987, AI sekali lagi jatuh ke dalam keburukan, dan yang kedua, hiatus yang lebih tahan lama dimulai.

Pada akhir 1990 dan awal abad ke 21, AI mulai digunakan untuk logistik, penambangan data, diagnosis medis dan area lainnya. AI mencapai keberhasilannya karena meningkatnya kekuatan dalam komputasi, penekanan yang lebih besar pada pemecahan masalah khusus, hubungan baru antara AI dan bidang lain (seperti statistik, ekonomi dan matematika), dan komitmen oleh peneliti untuk metode matematika dan standar ilmiah. Teknik statistik tingkat lanjut dikenal sebagai pembelajaran yang mendalam.

Apakah Keuntungan AI dan NI?

Berikut perbedaan keuntungan kecerdasan buatan (AI) dengan kecerdasan alami (NI):

  • Keuntungan Kecerdasan Buatan :

1. Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. Sedangkan kecerdasan alami akan cepat mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia yang pelupa. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak mengubahnya.

2. Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari satu orang ke orang lain butuh proses dan waktu lama. Disamping itu suatu keahlian tidak akan pernah bisa diduplikasi secara lengkap. Sedangkan jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan tersebuat dapat ditransfer atau disalin dengan mudah dan cepat dari satu komputer ke komputer lain.

3. Kecerdasan buatan lebih murah dibanding dengan kecerdasan alami. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibanding dengan harus mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.

4. Kecerdasan buatan bersifat konsisten. Hal ini disebabkan karena kecerdasan busatan adalah bagian dari teknologi komputer. Sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.

5. Kecerdasan buatan dapat didokumentasikan. Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasikan dengan mudah dengan melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.

6. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding dengan kecerdasan alami.

7. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik dibanding dengan kecerdasan alami.

  • Keuntungan kecerdasan alami:

1. Kecerdasan alami memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus bekerja dengan input-input simbolik.

2. Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas.

Apakah Artificial Intelligence Berpengaruh Pada Kehidupan Manusia?

Seluruh aspek dalam kehidupan manusia akan dipengaruhi oleh algoritma Artifical Intelligence dalam waktu 20 tahun ke depan. Pada awalnya teknologi Artificial Intelligence lebih banyak digunakan dalam sektor industri teknologi informasi. Google, Facebook, Alibaba, dan Amazon tercatat sebagai pengguna terbesar teknologi Artificial Intelligence.

Namun, penggunaan Artificial Intelligence sudah merambah ke sektor-sektor lainnya seperti manufaktur, keuangan, media, tambang, transportasi, kesehatan, pertahanan, dan bahkan industri hiburan. Kedepannya, tidak ada aspek kehidupan manusia yang tidak tersentuh oleh Artificial Intelligence.

Saat ini Artificial Intelligence bahkan sudah digunakan untuk memilih pelamar pekerjaan. Johnson, Unilever, Nvidia, dan Hotel Hilton hanyalah segelintir perusahaan besar yang sudah mulai beralih kepada Artificial Intelligence untuk memilih para pelamar pekerjaan yang jumlahnya mencapai jutaan tiap tahunnya.

Artificial Intelligence bahkan sudah dimulai untuk digunakan dalam hal menentukan apakah nasabah mendapat pinjaman perbankan atau tidak. Ping An, sebuah perusahaan asuransi yang ada dinegara Tiongkok, sudah menggunakan Artificial Intelligence untuk mempelajari karakter dari nasabahnya yang hendak melakukan pinjaman dana.

Program komputer mereka mempelajari lima puluh ekspresi muka guna menentukan apakah mereka jujur atau tidak ketika menjawab pertanyaan seputar rencana mereka terkait dengan pengembalian pinjaman.

Tiongkok sudah mengantisipasi perkembangan Artificial Intelligence dengan cara membangun pusat pengembangan Artificial Intelligence mereka sendiri. Berdasarkan laporan Kantor Berita Xinhua, Pemerintah Tiongkok berencana untuk membangun kompleks industri pengembangan Artificial Intelligence senilai 13,8 miliar yuan (setara dengan USD 2,12 miliar) dibagian barat kota Beijing.

Kompleks industri ini nantinya akan dihuni oleh lebih dari 400 perusahaan dalam bidang pengembangan Artificial Intelligence dan juga akan berfungsi sebagai pusat pengembangan teknologi Artificial Intelligence. Kompleks industri ini diharapkan memiliki output produksi sebesar 400 miliar yuan (atau setara dengan USD 63 miliar) pada tahun 2040.

Selain AI berpengaruh pada manusia, AI juga memiliki beberapa jenis penerapan AI antara lain sebagai berikut:

  • Game Playing

Game playing merupakan salah satu bidang AI yang populer berupa permainan manusia yang mempunyai intelektual untuk berpikir. Game akan menjadi menarik apabila karakter lawan (non player) bereaksi dengan baik terhadap apa yang dilakukan oleh player. Hal ini akan memancing penasaran user dan membuat game menarik untuk dimainkan. Pada bidang ini, AI dibutuhkan untuk merancang dan menghasilkan game yang fun serta antarmuka antara man-machine yang cerdas dan menarik untuk dimainkan.

  • General Problem Solving

Bidang AI kali ini berhubungan dengan pemecahan masalah terhadap situasi yang akan diselesaikan oleh komputer. Permasalahan yang diungkapkan dengan suatu cara yang sedemikian rupa sehingga komputer dapat mengertikannya. Biasanya permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan trial and eror sampai solusi dari permasalahan tersebut ditemukan.

  • SIRI

SIRI adalah salah satu voice assistants yang dibuat oleh perusahaan Apple untuk produk smartphone, laptop, dan desktop mereka. Interface SIRI adalah komputer dengan aktivasi suara yang ramah dan kita berinteraksi dengannya pada kegiatan sehari-hari. SIRI dapat membantu untuk mencari informasi, memberikan arahan, membuat penjadwalan, mengirim pesan dan masih banyak lagi. SIRI menggunakan teknologi machine learning untuk dapat semakin pintar dan memprediksi lebih baik dalam memahami bahasa kita melalui pertanyaan dan permintaan.

  • Soft Computing

Soft computing merupakan sebuah inovasi dalam membangun sistem cerdas, yaitu sistem yang memiliki keahlian seperti manusia pada domain tertentu, yang mampu beradaptasi dan belajar agar dapat bekerja lebih baik jika terjadi perubahan lingkungan. Soft computing mengeksploitasi adanya toleransi terhadap ketidaktepatan, ketidakpastian, dan kebenaran parsial untuk dapat diselesaikan dan dikendalikan dengan mudah agar sesuai dengan realita.

  • Tesla

Tesla adalah salah satu perusahaan Otomatif yang menanamkan AI pada beberapa produk mobilnya. Salah satu fitur AI terkenal pada mobil tesla yaitu memungkinkan mobil dikemudikan secara otomatis. Selain itu software pada mobil Tesla dapat diupdate secara “over the air”.

  • Visual Recognition

Bidang ini merupakan kemampuan suatu komputer yang dapat menangkap sinyal elektronik dari suatu kamera yang bisa memahami apa yang telah dilihatnya. Penerapan AI biasanya dipasang pada peluru kendali, sehingga peluru kendali tersebut dapat diprogram untuk selalu mengejar sasarannya yang terlihat dikamera.

  • Expert System (Sistem Pakar)

Sistem pakar merupakan kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang dimiliki setiap orang. Komputer tersebut dapat diprogram seperti orang yang ahli dalam bidang tersebut. Komputer ini demikian dapat dijadikan seperti konsultan yang ahli dalam bidang tertentu yang dapat menjawab semua pertanyaan yang diberikan. Komponen Sistem pakar terbagi menjadi empat bagian, yaitu:

a. Knowledge base (basis pengetahuan)

Knowledge Base merupakan intel dan program dari sistem pakar, karena basis pengetahuan itu merupakan presentasi pengetahuan atau knowledge representation basis pengetahuan adalah sebuah basis data yang menyimpan aturan-aturan tentang suatu domain knowledge atau pengetahuan tertentu. Basis pengetahuan MI terdiri dan kumpulan objek heserta aturan dan atrihutnya (sifat atau cirinya). Contohnya ialah jika hewan merupakan sayap dan bertelur kemudian hewan jenis hurung.

b. Working Memory (basis data atau memori kerja)

Working memory adalah bagian yang mengandung semua fakta-fakta yang awal pada saat sistem hcropcrasi maupun fakta-fakta pada saat pengambilan kesimpulan sedang dilaksanakan selarna sistern pakar hcropcrasi basis data hcrada didalam mermori kerja.

c. Inference Engine (mesin inferensia)

Inference Engine adalah hagian yang menyediakan mekanisme fungsi untuk berfikir dan pola-pola penalaran sistem yang digunakan oleh seorang pakar.

d. User interface

Antarmuka pemakai adalah bagian penghubung antara program sistem pakar dengan pemakai. Pada bagian memungkinkan pengguna untuk memasukkan instruksi dan informasi ke dalam sistem pakar serta menerima penjelasan dan kesimpulan.

Nah,, Itulah pembahasan mengenai kecerdasan buatan atau sering disebut dengan Artificial Intelligence (AI). Pada saat ini memang sudah banyak sekali teknologi buatan yang dihasilkan oleh manusia yang bisa membantu dalam bidang pekerjaan dan sebagainya. Dengan adanya artikel ini semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi kita semua ya.

Share.

About Author